Proses Pembentukan Kompos Dedaunan Oleh Mikroorganisme Tanah

Dalam dunia agronomi dan pertanian, peran mikroorganisme tanah sangat penting guna menunjang berbagai macam peningkatan mutu pertanian. Sebab, beberapa mikroba tanah digunakan sebagai agen penting peningkat produktivitas hasil panen. Tak heran jika meningkatnya produksi panen tersebut disebabkan oleh peran mikroorganisme tanah sebagai pemerannya.

Beberapa mikroorganisme tanah yang cukup baik dalam membantu menguraikan sisa dedauan atau serat tanaman yang pada akhirnya menjadi kompos seperti bakteri, cacing tanah, kapang/jamur simbiotik, protozoa, actinomycetes, dan lain sebagainya.

Produktivitas Buah Pare Belut Meningkat dengan Bantuan Bakteri Tanah
Produktivitas Buah Pare Belut Meningkat dengan Bantuan Bakteri Tanah. (Foto Original Oleh: Wahid Priyono)

Terutama cacing tanah merupakan mikroorganisme tanah yang mampu membantu dalam mengubah senyawa kimia fosfat organik menjadi senyawa fosfat anorganik di dalam tanah melalui daur fosfor. Berbagai macam jenis daun diuraikan menjadi senyawa fosfat organik sehingga bisa menjadi pupuk kompos/pupuk hayati yang bermanfaat untuk pupuk bagi tanaman pertanian.

Beberapa jenis bakteri pembusuk seperti Pseudomonas sp, juga ikut andil dalam membantu pembentukan kompos di alam. Oleh sebab itulah, peranan mikroba tanah begitu penting. Selengkapnya anda bisa membaca ulasan lengkap pada artikel tulisan saya di laman berikut:
(1) Mikroorganisme Tanah (Protozoa)
(2) Mikroorganisme Tanah (Alga/BGA)
(3) Mikroorganisme Tanah (Actinomycetes)
(4) Mikroorganisme Tanah (Jamur/Fungi)
(5) Mikroorganisme Tanah (Bakteri)

Semoga referensi di atas bermanfaat untuk anda. Selamat membaca ya bapak/ibu tani. Mudah-mudahan ada ilmu yang bisa dipetik dari artikel di atas. Terimakasih.

Artikel Terbaru

Proses Pembentukan Kompos Dedaunan Oleh Mikroorganisme Tanah
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar