SELEDRI HIDROPONIK, Bertanam Tanpa Tanah

Tanaman seledri dapat dibudidaya secara hidroponik artinya tanpa menggunakan tanah. Proses cara tanam dan pemeliharaannya sama dengan cara bertanam sawi caisim hidroponik, yakni tetap memantau pertumbuhan tanaman dan sesekali mengganti air nutrisi yang ada di bawah media tumbuh tanaman.

Seledri hidroponik sangat baik jika dikonsumsi dalam jangka waktu panjang, karena tanaman dari hidroponik ini berasal dari pertanian secara organik. Seperti diketahui pertanian secara organik jauh lebih ramah bagi lingkungan hidup dan aman jika dikonsumsi oleh manusia maupun hewan lainnya.

Hidroponik mengizinkan kepada masyarakat tani untuk bercocok tanam secara efektif dan lebih memandang dalam ranah pertanian secara modern. Karena itulah, pertanian dengan teknik hidroponik cukup mahal dan memang harus benar-benar disiapkan jika ada kepentingan untuk mencobanya.

Berbicara soal seledri hidroponik memang sangat populer di kalangan aktivis hidroponik. Tanaman seledri memang sangat mudah dihidroponik selain dari sawi/caisim, selada, strawberry, kangkung, dan lainnya. Pembudidayaannya dapat dilakukan di sekitar halaman rumah, baik yang lahannya cukup sempit atau agak luas.

Berikut ini hasil tanam seledri hidroponik yang ditanam di halaman rumah. Ini merupakan hasil eksperimen setelah beberapa kali gagal. Karena sebagai petani yang mungkin saja baru pemula dan mengenal apa itu hidroponik, mungkin dalam melakukan budidayanya terkadang tidak menjamin 100% berhasil, karena ada hal pokok yang lebih penting yakni terus mencoba dan jangan takut gagal. 

Pertanian hidroponik harus ditekuni dengan sabar, harus menggunakan imajinasi, inovasi, serta pendekatan psikologis terhadap tanaman artinya jika kita berprilaku baik kepada tanaman, maka hasilnyapun akan baik, begitupun sebaliknya. Bahkan seorang praktisi hidroponik asal Natar, Lampung Selatan, yakni bapak Ari Setiawan pernah berkata yang intinya bahwa: "Tumbuhan juga dapat diajak berkomunikasi baik lewat suara-suara yang baik, musik, bacaan Al-Qur'an, dan yang lainnya". Jika kita berbicara baik pada tumbuhan maka hasilnyapun akan baik. Begitulah beberapa imajinasi yang pernah tersirat langsung dari seorang praktisi hidroponik. Seseorang juga harus mempunyai seni dalam bertani secara hidroponik.

Berikut ini hasil pertanian seledri hidroponik yang telah berhasil dibudidaya di sekitar halaman rumah. Meskipun halaman rumah sempit, namun harus tetap ditanami berbagai jenis tanaman hortikultura yang lebih bermanfaat untuk menunjang kehidupan sehari-hari.

Foto 1:

Seledri Hidroponik Di Lahan Sempit
Seledri Hidroponik Di Lahan Sempit, Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Foto 2:

Sledri Hidroponik yang Subur-Subur
Sledri Hidroponik yang Subur-Subur, Foto Orisinil Oleh: Wahid Priyono


Foto 3:

Seledri Hidroponik, Bertanam Tanpa Tanah
Seledri Hidroponik, Bertanam Tanpa Tanah, Foto Original by: Wahid Priyono
Foto 4:

Seledri Hidroponik
Seledri Hidroponik. Foto Original: Wahid Priyono (Guruilmuan)

Itulah tadi beberapa kesan dan eksperimen terkait dengan pembudidayaan tanaman seledri secara hidroponik di lahan sempit. Smeoga dapat menginsprasi rekan-rekan pekebun dan penggemar tanaman budidaya yang ada di Indonesia. Salam kenal. Ayo menanam. Untuk menambah wawasan anda, angan lupa baca juga: Selada Hidroponik, Budidaya Tanaman Sayur-Mayur Menguntungkan.

Artikel Terpopuler

SELEDRI HIDROPONIK, Bertanam Tanpa Tanah
4/ 5
Oleh

Hallo Sobat Petani

Suka dengan Artikel di Atas? Silakan Berkomentar

4 komentar

December 14, 2015 at 11:08 PM Delete

^_^ wow keren sekali seledri hidroponiknya.. pengen coba nih.

Reply
avatar
August 5, 2016 at 12:40 AM Delete

mlm guru ilmuan,, sy eko tinggal di wayhalim balam. sy juga belajar tani di natar, kira nya tdk keberatan sy bisa kenalkan dngan pk ari setiawan. no hp sy 085789725755 sy pingin bljr tani. trm ksh

Reply
avatar
August 9, 2016 at 4:08 PM Delete

Hallo Pak Ekho, terimakasih atas kunjungannya. Insya Allah pak.

Reply
avatar
August 9, 2016 at 4:15 PM Delete

oke pak salam kenal. Insya Allah pak..

Reply
avatar