Cara Mengurangi Batang Cabe yang Tidak Produktif dengan Perempelan

Banyak sekali para petani cabe terutama petani cabe pemula yang belum mengetahui bahwa ada dampak negatif jika tanaman cabe terlalu rimbun dengan daun dan batang-batang cabe yang tidak penting yang ternyata hanya memboroskan nutrisi yang seharusnya diserap oleh organ bunga dan buah untuk tumbuh dan berkembang. Cabang-cabang/batang dan tunas liar pada cabe memang sebaiknya dibuang saja, karena dapat mengambil banyak unsur hara pada tanaman, dan memang terkadang tunas liar ini tidak memberikan keuntungan apa-apa, sebaliknya justru tanaman cabe mengalami kekurangan/kekahatan (defisiensi unsur hara tertentu).

Adapun cara yang paling efektif dan terbukti ampuh untuk mengurangi batang cabe yang tidak produktif yaitu dengan "perempelan". Perempelan pada tanaman cabe merupakan kegiatan membuang/mengurangi batang, daun, tunas-tunas liar, serta bantang dan percabangan pada pohon cabe yang tidak produktif, sebab jika tidak dibuang maka akan mengambil lebih dari 30% unsur hara penting yang seharusnya ditransfer/dialirkan ke organ tanaman lain seperti pada bagian organ bunga yang merupakan sumber untuk mendapatkan buah cabe secara utuh. Baca juga: Pengaruh Positif Tanaman Cabe yang Dirempel.

Rekan Komunitas Petani Cabe Indonesia (KPCI) Melakukan Perempelan Pada Tanaman Cabe
Rekan Komunitas Petani Cabe Indonesia (KPCI) Melakukan Perempelan Pada Tanaman Cabe, photo kontributor: KPCI.


Sebagian petani di Indonesia sudah menerapkan sistem "perempelan pada tanaman cabe", dan dari hasil eksperimen yang pernah saya dkk lakukan memang memberikan dampak positif bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman cabe.

Berdasarkan hasil pengamatan saya, bahwa tanaman cabai yang dilakukan perempelan maka akan tumbuh subur, perakarannya semakin kuat, munculnya bunga-bunga cabe produktif dalam jumlah melimpah dan tentu saja hal ini akan memperbanyak juga buah cabe yang tumbuh. Selain itu, hasil panen cabe semakin melimpah dengan melakukan perempelan pada tanaman cabe.

Tanaman Cabe yang Dirempel Mengalami Tumbuh Subur, Sehat dan Daunnya Hijau Segar
Tanaman Cabe yang Dirempel Mengalami Tumbuh Subur, Sehat dan Daunnya Hijau Segar. Photo KPCI.


Mungkin anda yang baru saja mendengar istilah "perempelan pada tanaman cabe" akan terheran-heran, apa benar teknik perempelan ini telah dilakukan oleh petani cabe di Indonesia?. Maka dari itu, anda wajib membaca ulasan artikel tentang: Cara Merempel Tanaman Cabe Agar Cepat Berbuah Lebat.

Semoga informasi sederhana di atas dapat berguna dan menambah wawasan anda. Terimakasih sudah menyimak artikel di atas, dan salam berkebun cabe, sukses selalu !

Cara Pengairan Tanaman Kacang Tanah Berdasarkan Pengalaman Saya

Dalam masa kehidupannya, tanaman kacang tanah pun membutuhkan asupan air untuk tumbuh dan berkembang, melakukan kegiatan fotosintesis, serta metabolisme di dalam tubuhnya yang juga peranan air berguna untuk membuat turgor sel tetap terjaga secara dinamis sehingga tanaman kacang tidak mudah mati dan mengalami dehidrasi yang berujung pada layunya organ batang, daun, serta bunga.

Untuk pengairan tanaman kacang tanah, sebaiknya bisa mencari cara alternatif terbaik yakni dari sumber air sungai, waduk, atau bisa disiram secara manual per satu-satu tanaman. Dan hal ini sepertinya kondisional saja, artinya jika musim hujan lebih dominan maka penyiraman bisa dihentikan, sebaliknya jika terjadi musim kemarau pada saat penanaman kacang tanah, maka bisa disiasati dengan penyiraman manual menggunakan air sumur yang dibuat di sekitar kebun kacang. Pada umumnya, tanaman kacang tanah sangat toleran terhadap tanah yang tandus, gersang, dan kering, namun tetap membutuhkan air dalam jumlah yang cukup.

Kacang Tanah Tumbuh Sehat dan Subur, Photo Original by: Wahid Priyono (Tipspetani.com)

Cara pengairan tanaman kacang tanah bisa dilakukan dengan cara membanjiri galengan diantara bedengan satu dengan lainnya menggunakan aliran air dari sungai/waduk. Setelah air masuk ke lahan bedengan maka petani bisa membantu menyiram masing-masing tanaman menggunakan gayung/bekas batok kelapa. Pastikan bahwa lahan bedengan tempat penanaman kacang tanahnya menjadi lembab.

Pengaturan jumlah air yang masuk di lahan bedengan juga penting, artinya jangan sampai air yang masuk membanjiri/menggenangi seluruh permukaan bedengan. Dan paling bagus air masuk ke bedengan dengan ketinggian 1/3 dari ketinggian lahan bedengan, dan air tersebut sudah bisa diserap secara efektif oleh akar tanaman kacang.

Pupuk untuk Pohon Cabe adalah Phonska yang Paling Bagus

Menurut hasil penelitian sederhana saya bahwa untuk jenis pupuk yang paling bagus dan berpengaruh secara signifikan yakni penggunaan larutan pupuk phonska cair yang terbukti ampuh untuk membuat tanmaan cabe lebih subur, sehat, serta menghasilkan bunga dan buah cabe dalam jumlah melimpah.

Penggunaan pupuk phonska sebaiknya diberikan pada tanaman cabe yang berada dalam masa pertumbuhan dan perkembangan, atau dengan kata lain, paling efektif diberikan pada tanaman cabe yang menginjak waktu pembungaan, atau pada saat sudah muncul bunga-bunga cabe secara meluas.

Pemberian larutan phonska juga memberi dampak positif pada organ tanaman yakni agar organ daun, bunga, buah tidak mudah rontok. Bunga-bunga cabe semakin tumbuh banyak karena berkat pemberian phonska cair, dan ini sudah saya buktikan.

Panen Cabe Merah


Saya pernah membuat ulasan tentang cara pembuatan larutan pupuk phonska cair untuk tanaman cabe agar berbuah lebat. Jika anda berminta silakan baca artikel tutorialnya di: Cara Pembuatan Larutan Pupuk Phonska Cair untuk Tanaman Cabe Agar Berbuah Lebat.

Semoga informasi singkat di atas dapat berguna untuk remaja, bapak dan ibu tani dimana saja anda berada. Salam berkebun cabe, sukses selalu, wassalamualaikum.wr.wb.

Jarak Menanam Cabe yang Sesuai Anjuran Petani Cabe Profesional Agar Berbuah lebat

Salah satu strategi yang penting untuk diketahui oleh petani yaitu menyangkut tentang topik pembahasan "jarak menanam/jarak tanam cabe". Nah, barangkali bagi petani junior yang masih pertama membudidaya cabe pastinya mereka akan bingung sebenarnya jarak yang bagus untuk menanam cabe itu seperti apa?

Berdasarkan hasil diskusi dan sharing dengan para petani cabe profesional yang memang sudah lama membudidaya cabe dan terbukti berhasil, mereka mengatakan bahwa untuk jarak tanam cabe yang paling bagus yaitu antara 50 - 60 cm. Namun, kebanyakan petani memakai jarak 50 cm, dengan alasan ini sudah sangat ideal. Namun, silakan anda bereksperimen dengan berbagai macam jarak tanam cabe.

Tanaman Cabe Berbuah Lebat


Perlu anda ketahui bahwa jarak tanam cabe yang tepat tentu saja akan berpengaruh besar kepada hasil buahnya nantinya. Sebagai penelitian saya tentang cabe telah membuktikan bahwa jika menanam cabe dengan jarak tanam yang terlalu dekat, maka akan terjadi perebutan nutrisi hara yang signifikan, sehingga produksi buah akan menurun. Hal ini berbeda jika jarak tanam semakin diperjauh, misalnya dengan jarak tanam 50 - 60 cm, maka akan memperoleh hasil panen yang lebih optimal. Selain itu, buah cabe yang dihasilkan mempunyai porsi yang bagus, berbobot.

Itulah tadi penjelasan singkat tentang jarak tanam cabe yang bisa anda coba sebelum menanam cabe, semoga informasi di atas berguna untuk anda. Silakan baca juga: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.