Pupuk yang Paling Cocok Untuk Jeruk Nipis Agar Berbuah Lebat

Dalam budidaya jeruk nipis, ternyata pemupukan merupakan faktor penentu banyaknya hasil panen jeruk nipis yang akan diperoleh.

Selama masa hidupnya, tanaman/pohon jeruk nipis harus mendapat pemupukan yang intensif, mulai dari penanaman awal, umur 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, 6 bulan, dan sampai umur 12 bulan, serta pemupukan tiap 6 bulan sekali pada waktu-waktu berikutnya setelah tanaman berumur di atas 1 tahun.

Adapun jenis-jenis pupuk yang paling cocok untuk pohon jeruk nipis agar berbuah lebat diantaranya adalah: pupuk kandang dari kotoran ayam yang dikeringkan terlebih dahulu, NPK Phonska, pupuk KCL, pupuk Urea, dan Pupuk SP-36. Dari kelima jenis pupuk tersebut banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman jeruk nipis, yaitu unsur Nitrogen (N), Phosfor (P), dan Kalium (K).

Pohon Jeruk Nipis Berbuah di Kebun
Pohon Jeruk Nipis Berbuah di Kebun. Photo Original by: Wahid Priyono (Guruilmuan Indonesia).

Untuk umur tanam 0 - 1 bulan, maka sebaiknya pupuk yang diberikan pada tanaman jeruk nipis hasil cangkok yaitu pupuk kandang dari kotoran ayam kering, berikan setidaknya 1 kg pupuk kotoran tahi ayam kering/tanaman yang dimasukan dalam lubang penanaman lalu tutup dengan tanah disekitaran.

Di umur 1 - 2 bulan berikan sebanyak 1 kg pupuk KCL/tanaman (lakukan dua kali pemupukan), umur 2 - 3 bulan jeruk nipis dipupuk dengan SP-36, sebanyak 1 kg (lakukan dua kali pemupukan juga), dan pada umur tanaman jeruk 3 - 7 bulan berikan pupuk Urea sebanyak 1 kg (lakukan sebanyak 3 kali pemupukan), dan di umur tanaman jeruk di atas 7 bulan berikan saja pupuk phonska padat sebanyak 1 kg, berikan setiap 2 bulan sekali. Masing-masing pupuk KCL, SP-36, Urea, dan Phonska saat pemberian pupuknya dengan terlebih dahulu membuat larikan kecil mengelilingi tanaman, lalu pupuk tersebut diletakan pada larikan dan tutup larikan dengan tanah di sekitarnya.

Selain pemupukan, imbangi juga pemupukan dengan penyiraman. Pastikan bahwa tanaman jeruk nipis dalam perawatan yang benar. Semoga informasi tentang perawatan jeruk nipis tahap pemupukan sederhana di atas berguna untuk anda. Silakan baca juga artikel terkait, klik: Rahasia Pupuk Agar Jeruk Nipis Cepat Berbuah Lebat.

Cara Agar Pohon Cabe Tumbuh Tegak dan Tidak Tegak

Memposisikan tanaman cabe untuk tumbuh secara sempurna adalah hal yang sangat penting. Hal ini akan memberi dampak kepada hasil tumbuh tanaman lebih maksimal.

Beberapa petani di berbagai daerah di Indonesia telah melakukan pembudidayaan cabe dengan menggunakan mulsa dan tiang ajir. Mengingat banyak sekali manfaat dari tiang ajir dan mulsa dalam mendukung pertanian cabe untuk hasil panen melimpah.

Tanaman Cabe Merah Berbuah Lebat
Tanaman Cabe Merah Berbuah Lebat. Photo by: Wahid Priyono (Guruilmuan.blogspot.co.id).

Tiang ajir digunakan sebagai penopang tanaman cabe agar tumbuh tegak lurus menghadap ke arah langit. Tiang ajir juga berguna untuk mencagak/membuat tanaman cabe lebih kokoh, tidak mudah rebah jika tertiup angin atau karena koyakan air hujan dengan intensitas tinggi. Artikel terbaru: Pupuk Perangsang Buah Cabai Rawit agar Berbuah Lebat.

Namun, jika anda menginginkan tanaman cabe tumbuh tidak tegak, maka anda tidak perlu menggunakan tiang ajir sebagai pencagak tanaman. Dengan begitu tanaman akan tumbuh sesuai arah yang diinginkannya.

Namun, memang kenyataan di lapangan juga masih terdapat para petani yang menanam cabe tanpa menggunakan mulsa maupun tiang ajir, hal ini mungkin menjadi kendala petani akan harga mulsa yang relatif tidak murah. Silakan baca juga: 5 Teknik Perawatan Cabai, Panen 60 Kali Lipat.

Akreditasi Unila (Universitas Lampung) Sudah "A" dari BAN-PT

Kampus kebanggan rakyat Lampung, yakni Universitas Lampung (Unila) telah menyandang akreditas "A". Torehan prestasi ini menjadi bukti bahwa kampus Unila mampu bersaing dengan Universitas negeri yang ada di Indonesia.

Diraihnya akreditasi A untuk Unila berdasaran ketetapan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan nomor SK 2992/SK/BAN-PT/Akred/PT/XII/2016 tertanggal 20-12-2016.
Universitas Lampung Terakreditasi A
Universitas Lampung Terakreditasi A, Photo Credit by: www.unila.ac.id

Torehan prestasi tersebut sudah pasti menjadikan Unila sebagai kampus terbaik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Pada level nasional, Unila menorehkan prestasi membanggakan dalam program greenmetric dengan menduduki peringkat 13 besar dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam level internasional, Unila mendapatkan penghargaan bergengsi dalam pemeringkatan webometrics. Pada Juli 2016, CSIC yang bermarkas di negara Spanyol dan menyatakan bahwa Unila masuk ke peringkat 13 besar webometrics yang berarti bahwa kegiatan penelitian, pengabdian Unila terhadap masyarakat dunia sudah diperhitungkan. Silakan baca juga: Peran Unila Setelah Akreditasi A.

Apakah Tahi Ayam Baik untuk Pupuk Tanaman ?

Pupuk merupakan sumber nutrisi bagi tanaman budidaya. Jika tanaman diberi pupuk maka peluang tanaman untuk tumbuh subur akan semakin terlihat.

Pupuk terdiri dari dua macam, ada pupuk organik dan pupuk anorganik. Salah satu contoh dari pupuk organik yang paling sering dipakai petani adalah pupuk kandang. Pupuk kandang adalah jenis pupuk yang bisa berasal dari sisa-sisa kotoran hewan ternak, sehingga pupuk ini memang sangat baik.

kacang tunggak
Tanaman Kacang Tunggak Tumbuh Subur dan Sehat Karena Pemupukan yang Tepat dan Terencana, Photo by: Wahid Priyono (Guru Ilmuan Indonesia).

Berbicara tentang pupuk kotoran ternak dari tahi ayam yang telah dikeringkan memang sangat bagus untuk meningkatkan laju pertumbuhan dan perkembangan tanaman budidaya.

Di dalam pupuk tahi ayam terkandung komposisi unsur hara penting yang dibutuhkan oleh tanaman pangan, tanaman buah dan sayur mayur, meliputi: Unsur Nitrogen (N), unsur Phosfot (P), dan unsur Kalium (K). Selain itu terdapat juga kandungan Calcium (Ca), Magnesium (Mg), dan  Molibdenum yang penting juga dalam sistem imunitas bagi kesehatan tanaman budidaya.

Mengapa anda harus pilih pupuk organik dari tahi ayam? karena memang pupuk tersebut paling sering dipakai oleh petani dan memang dari segi kualitas unsur hara yang terkandung paling kompleks dan mampu menekan tanaman untuk tumbuh secara optimal.

Semoga informasi di atas berguna untuk anda, silakan baca juga: Cara Merawat Cabe Umur 1, 2, 3, dan 4 Bulan yang Baik dan Benar.